Informasi

IMG-BLOG
06 Ags, 2019

416 Wisudawan UT Ikuti Seminar, Terungkap Univeristas Terbuka Diminati Kaum Milenial

Syaiful Anwar | 06 Agustus 2019

Universitas Terbuka (UT) Banjarmasin menggelar Seminar Akademik bertema Kontribusi Pendidikan Tinggi Dalam Mewujudkan Smart City Era Revolusi Industri, Calamus Ballroom di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Selasa (6/8/2019).


Seminar  yang diikuti 416 wisudawan UT dan dibuka Direktur UT Banjarmasin, Ir Edward Zubir, MM, pembicara Ahmad Syarwani, SE, Kabid. Layanan e-Government, dari Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistika Kota Banjarmasin.


 Tema yang diangkat berjudul Kontribusi Perguruan Tinggi dalam Mewujudkan Smart City di Era Revolusi Industri 4,0”.


Pembicara Ahmad Syarwani, SE, mengungkapkan sekarang ini Kota Banjarmasin bersama Banjarbar, Kabupaten Banjar dan Tabalong termasuk gerakan 100 Kota Smart City di Indonesia.


Dijelaskan dia, yang perlu dipersiapkan menuju Smart City buat Banjarmasin yakni sumber daya alamnya berupa sungai. Juga ada faktor penggerak infra struktur fisik, TIK dan sosil.


"Kita tak punya SDA seperti daerah lain dan mengunggulkam sungai yang paling unik di Indonesia," tegasnya.


Ditambahkan dia, untuk menuju Kota Pintar atau Smart City, ada 6 dimensi yakni smart goverment, branding, economy, living, society, environment.


Direktur UT Banjarmasin, Ir Edward Zubir, MM, mengatakan acara seminar ini merupakan rangkaian kegiatsn sebelum penyerahan ijazah yang dilaksanakan, Rabu (7/8).


Dikesempatan, Edward mengatakan jumlah mahasiswa UT Banjarmasin saat ini hampir 9.000, sedangkan yang aktif dan registrasi 6.518.


"Kami ada 38 program studi dengan Fakultas ada Fakuktas Ekonomi, Sains dan Teknologi, Hukum dan Ilmu Sosial Ilmu Politik serta FKIP," jelasnya.


Edward menambahkan UT sekarang diminati kaum milineal yang rata-rata senang dengan teknologi. 


Malah, di Jakarta lagi ngetren mahasiswanya mengambil beberapa mata kuliah dan bila lulus mata kuliah tidak menyelesaikan hingga wisuda.


Dia juga mengimbau masyarakat di Kalsel jangan sampai tidak menikmati pendidikan perguruan tinggi.


"Kuliah bisa melalui UT yang mampu menjangkau seluruh pelosok daerah dan biayanya sangat murah, per semester hanya Rp 600.000-an. Kalau di hitung per harinya Rp 4.000 atau tidak sampai separo.makan bakso," jelasnya.


Keuntungan lainnya di UT, kuliahnya fleksibel dengan waktu atau tidak perlu setiap saat tatap muka, dan mengambil SKS sesuai kehendak siswa. 


Ketua panitia acara Seminar dan UPI UT Banjarmasin, Jumriadi, S. Sos, M. Ap mengatakan peserta mengikuti seminar dalah wisudawan UT Banjarmasin dari Fakultas (FEKON, FHISIP, FMIPA, FKIP) dengan total 416 orang.


Ditambahkan dengan mengikuti seminar ini para wisudawan menambah wawasan dan pengetahuan, terutama berkaitan Smart City.